Home / Dakwah / Mudzakarah Dai, Wadahi Islam sebagai Penengah
Pengurus DPW LDII Jawa Timur Ustadz H. Abdullah Mas'ud, LC (kiri) dan Dewan Pakar MUI Jawa Timur Prof. DR. KH. Moh Ali Aziz, M.Ag (tengah) sebagai pemateri Mudzakarah Dai, Sabtu (23/9).
Pengurus DPW LDII Jawa Timur Ustadz H. Abdullah Mas'ud, LC (kiri) dan Dewan Pakar MUI Jawa Timur Prof. DR. KH. Moh Ali Aziz, M.Ag (tengah) sebagai pemateri Mudzakarah Dai, Sabtu (23/9).

Mudzakarah Dai, Wadahi Islam sebagai Penengah

Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsia Jawa Timur  menggelar Mudzakarah Dai yang keenam, Sabtu (23/9). Kali ini Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Jawa Timur menjadi tuan rumah yang bertempat di Aula Ponpes Sabilurrosyidin, Surabaya.

Mudzakarah yang bertajuk menegakkan NKRI dalam rangka mengembangkan Islam yang wasathiah (penengah), menampilkan dua narasumber yakni dari Dewan Pakar MUI Jawa Timur Prof. DR. KH. Moh. Ali Aziz, M.Ag dan Pengurus DPW LDII Jawa Timur Ustadz H.Abdullah Mas’ud, LC.

Ketua Komisi Dakwah MUI Jawa Timur KH. Abdurrahman Navis, LC dalam wawancara mengatakan, salah satu tujuan diadakan mudzakarah dai yang sesuai tema kali ini ialah untuk mempertahankan NKRI agar tidak dipengaruhi oleh ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

“Alhamdulillah Mudzakarah Dai ini dihadiri dari berbagai macam elemen. Diantaranya, NU, Muhammadiyah, LDII, Al Irsyad, Salafi, Wahabi dan semua Ormas Islam yang lain. Semuanya untuk meneguhkan NKRI sebagai simbol yang harus kita perjuangkan,” kata Abdurrahman.

Abdurrahman menjelaskan yang dimaksud Islam Wasathiah ialah Islam yang tidak liberal dan tidak radikal, yaitu harus tengah-tengah, seimbang. “Sehingga menjadi Islam seperti yang diharapkan MUI tidak ada yang terlalu kanan atau kiri akan tetapi berada di tengah-tengah,” imbuhnya.

Abdurrahman mengajak kepada seluruh umat Islam turut menjaga keutuhan NKRI yaitu dengan cara meningkatkan kualitas ekonomi, keimanan, berfikir, serta menjadikan Islam Wasathiah.

Check Also

WhatsApp Image 2017-10-02 at 19.52.36

Tingkatkan Kualitas Mubaligh, LDII Jatim Gelar ToT Tahfidzul Quran

Guna mencetak generasi penerus bangsa yang profesional religius, para muballigh (red: penyampai agama) harus lebih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *